Kok Bisa Stadion American Football Dipakai untuk Piala Dunia 2026?
Kok Bisa Stadion American Football Dipakai untuk Piala Dunia 2026?
Padahal lapangannya jauh berbeda. Ternyata jawabannya tidak sesederhana yang dibayangkan.
Selama ini banyak orang mengira Piala Dunia akan dimainkan di atas lapangan American football yang sudah ada. Padahal kenyataannya bukan itu yang terjadi. FIFA sama sekali tidak menggunakan lapangan tersebut dalam kondisi aslinya. Yang dipakai hanyalah bangunan stadionnya.
Begitu stadion resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia, hampir seluruh area lapangan diubah total. Garis-garis khas American football dihilangkan, tiang gawang dilepas, dan permukaan lapangan dibangun ulang agar sesuai dengan standar FIFA.
Mengapa Lapangan Harus Diubah Total?
Alasan perubahan besar itu cukup masuk akal. Lapangan sepak bola internasional memiliki ukuran sekitar 105 x 68 meter, sedangkan lapangan American football memiliki panjang yang hampir sama — sekitar 109 meter — tetapi lebarnya hanya sekitar 49 meter. Selisih hampir 20 meter itu jelas terlalu besar untuk diabaikan.
- Panjang: 100-110 meter
- Lebar: 64-75 meter
- Standar: 105 x 68 meter
- Rumput alami berkualitas tinggi
- Tanpa garis tambahan
- Panjang: 120 yard (109,7 meter)
- Lebar: 53,3 yard (48,7 meter)
- Rumput sintetis (kebanyakan)
- Banyak garis dan marka
- Lebih sempit hampir 20 meter!
Lalu Dari Mana Tambahan Lebarnya?
Rahasianya ada pada desain stadion NFL yang memang sangat luas. Area di sisi lapangan sebenarnya masih menyimpan ruang kosong yang cukup besar. Bahkan beberapa stadion memiliki tribun bawah yang bisa dipindahkan atau dibongkar sementara.
Untuk mendapatkan ruang tambahan, sebagian besar stadion melakukan langkah-langkah berikut:
- Membongkar kursi permanen di sudut-sudut stadion — di beberapa stadion, ribuan kursi harus dilepas. Di Arrowhead Stadium, 3.500 kursi dibongkar. Di MetLife Stadium, 1.740 kursi sudut dihilangkan.
- Memasang tribun modular sementara — setelah Piala Dunia selesai, kursi-kursi ini dipasang kembali.
- Mengangkat atau memperluas area permainan — di AT&T Stadium, lapangan dinaikkan empat kaki menggunakan 15.000 ton material.
Beberapa stadion bahkan memiliki tribun bawah yang bisa dipindahkan atau dibongkar sementara, seperti "demountable seats" bergaya LEGO di SoFi Stadium.
Rumput Sintetis Diganti Rumput Alami
Perubahan tidak berhenti di situ. Banyak stadion NFL menggunakan rumput sintetis karena lebih tahan terhadap jadwal pertandingan yang padat. Sementara FIFA mewajibkan seluruh pertandingan Piala Dunia dimainkan di atas rumput alami berkualitas tinggi.
Prosesnya cukup ekstrem:
- Rumput sintetis dicopot seluruhnya
- Lapisan tanah dan drainase dibangun dari nol — di beberapa stadion, hingga 25 cm gravel harus dikeluarkan
- Sistem irigasi dan ventilasi dipasang untuk menjaga kualitas rumput selama turnamen berlangsung
- Rumput alami — biasanya campuran ryegrass dan Kentucky bluegrass, atau Bermuda grass untuk stadion yang lebih hangat — ditanam dengan serat sintetis untuk daya tahan ekstra
Proses ini membutuhkan waktu berbulan-bulan dan biaya yang tidak sedikit.
Stadion NFL yang Digunakan untuk Piala Dunia 2026
Berikut adalah stadion-stadion NFL yang akan menjadi venue Piala Dunia 2026:
Setelah Piala Dunia: Kembali ke Bentuk Semula
Menariknya, setelah Piala Dunia selesai, stadion-stadion itu akan kembali seperti semula. Rumput alami dibongkar, garis American football digambar kembali, tiang gawang dipasang lagi, dan stadion kembali menjadi markas tim NFL. Sistem rumput yang sudah dibangun akan dihapus dan diganti dengan rumput sintetis sebelum musim NFL 2026 dimulai.
Jadi, ketika menonton pertandingan Piala Dunia 2026 di stadion seperti MetLife Stadium, AT&T Stadium, atau SoFi Stadium, yang terlihat sebenarnya bukan lagi stadion American football dalam bentuk aslinya. Transformasi total — mulai dari pembongkaran kursi, penggantian rumput, hingga perubahan infrastruktur — telah mengubahnya menjadi arena sepak bola kelas dunia yang memenuhi seluruh standar FIFA. Setelah turnamen berakhir, semuanya kembali seperti tidak pernah terjadi apa pun.
Artikel ini untuk tujuan edukasi dan informasi saja. Data mengenai stadion dan biaya renovasi berdasarkan informasi publik yang tersedia dan dapat berubah seiring perkembangan persiapan Piala Dunia 2026.
