Cara Mengetahui Akun WhatsApp Diretas dan Langkah Menyelamatkannya

Cara Mengetahui Akun WhatsApp Diretas dan Langkah Menyelamatkannya

Tiba-tiba tidak bisa masuk WhatsApp? Atau ada aktivitas mencurigakan di akun? Ini tanda-tanda dan cara menyelamatkannya.

Salah satu mimpi buruk pengguna WhatsApp adalah akun diretas. Tiba-tiba tidak bisa masuk, atau ada notifikasi bahwa akun terdaftar di perangkat lain. Banyak yang panik dan tidak tahu harus berbuat apa. Padahal, ada langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan akun dan mencegah penyalahgunaan lebih lanjut.

Tanda pertama akun diretas adalah tidak bisa masuk ke WhatsApp dengan nomor yang biasa digunakan. Atau, menerima notifikasi bahwa akun telah diverifikasi di perangkat lain tanpa sepengetahuan. Tanda lain adalah kontak yang menerima pesan aneh dari nomor kita, padahal tidak pernah mengirimnya. Ini indikasi kuat bahwa akun sudah diambil alih.

"Peretas WhatsApp biasanya langsung mencoba mengubah nomor yang terdaftar atau mengirim pesan ke kontak untuk meminta uang. Kecepatan bertindak adalah kunci."

Langkah Menyelamatkan Akun

Langkah pertama yang paling penting adalah segera melakukan verifikasi ulang nomor. Buka WhatsApp, masukkan nomor telepon, dan minta kode verifikasi melalui SMS atau panggilan suara. Jika kode berhasil dimasukkan, peretas akan otomatis keluar dari akun.

Jika tidak bisa mendapatkan kode verifikasi karena nomor sudah diubah oleh peretas, gunakan opsi "Email Support" di WhatsApp. WhatsApp memiliki tim yang bisa membantu pemulihan akun. Sertakan informasi lengkap dan bukti kepemilikan akun.

Setelah berhasil masuk kembali, segera aktifkan verifikasi dua langkah (two-step verification). Ini adalah fitur keamanan tambahan yang meminta PIN 6 digit saat mendaftarkan ulang nomor di perangkat baru. Tanpa PIN ini, peretas tidak bisa mengambil alih akun meskipun memiliki kode SMS.

📊 Fakta: WhatsApp melaporkan bahwa kasus peretasan akun meningkat 30% sepanjang tahun 2025. Sebagian besar terjadi melalui phishing dan SIM swapping.

Pencegahan

Untuk mencegah peretasan di masa depan, aktifkan notifikasi perangkat. WhatsApp akan mengirimkan pemberitahuan setiap kali akun terdaftar di perangkat baru. Jangan pernah membagikan kode verifikasi 6 digit kepada siapa pun, termasuk teman atau keluarga. WhatsApp tidak pernah meminta kode ini di luar proses verifikasi.

Waspadai tautan mencurigakan yang dikirim melalui pesan, bahkan dari kontak yang dikenal. Akun teman yang sudah diretas sering digunakan untuk menyebarkan tautan phishing. Jika ragu, tanyakan langsung kepada pengirim melalui panggilan suara atau tatap muka.

Pada akhirnya, kesadaran adalah perlindungan terbaik. Dengan memahami tanda-tanda peretasan dan langkah-langkah penyelamatan, akun WhatsApp bisa tetap aman. Jangan tunggu sampai terjadi, terapkan langkah-langkah pencegahan sekarang juga.